12 april 09
Di pertiga detik yang lain, aku menganggap dia adalah jawaban atas “Tanya” yang tak pernah ada
Di detik berikutnya, aku merasa dia adalah akibat dari sebab yang pun tak belum ada
Di detik selanjutnya, aku tau dia jalan dari simpang yang pun tak bercabang
Aku bernafas sendirinya
Namun ada dia ditiap aku mennghembuskannnya
Aku berdiri sendirinya
Namun dia ada menopang aku di tiap tegakku
Percayakah?
Bahwa getarku tak meski saat dia menatap aku di retina
Percayakah?
Bahwa degupku tak berarti saat dia menyentuh tanganku
Percayakah?
Bahwa tak ada melati meski berdua dengannya
Tapi percayalah
Semua rasaku adalah nya
12 april 09
Langit malam itu sahabat yang mengikuti, selalu
Langit malam itu sahabat yang menemani aku, dimanapun
Langit malam itu sahabat yang menjaga aku, atas perintah tuhannya
Kau fikir gelap itu tak berarti saat ditakdirkan untuk menemani malam
Kau fikir hening itu tak bermakna ketika ditetapkan bersama malam<
Kau fikir pekat itu tak bermaksud ketika disandingkan dengan malam
Maka berartilah aku yang memeluknya erat hingga telah jauhpun dia tetap ada bersamaku
Meski di sudut tempat yang jauh yang pun tak ada orang yang sama
Di waktu yang berbeda pun dengan dentang yang tak sama
Maka langit malam bersamaku
12 april '09
ngecamp di penen!!
awalnya aku menyangka semua hanya sebatas keinginan untuk menyenangi diri saja
menghibur hati saja, menyayangi diri saja
tapi secara mendadak dantiba- tiba
semua bukan hanya sebatas membahagiakan hati
ada rasa yang menyeruak, terjun bebas menghujam dasar hati.
siapa yang pernah berfikir akan ada warna lain yang akhirnya membercak padaku
warna yang sama namun juga berbeda
hal- hal yang asing aku buat ketika disana
Jumat, April 17, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar