jantungku bedebar sangat kencang
aku sesak hingga ke kepala
kenapa?
ada apakah......
tentang apa ini?
belum cukupkah aku hampir hancur
berbohonglah sesukamu
karena aku yang akan menegakkan kepala untuk melihat kau yang berikutnya hancur
zoelzz
Selasa, Juni 29, 2010
Jumat, Juni 11, 2010
bakal tak bersisakah?
tak mau bicara?
ya sudah.............
aku gak ngerti.....
kenapa harus selalu aku
aku yang terlalu lugu atau terlalu bodoh
ntah berapa kali aku menghadapi situasi ini
kalau begini masih aku yang salah?
ya........
aku akan berhenti bertanya..
gak ada juga ngaruhnya buatku..........
semua cuma buat ko kok!!!
biar ko gak pusing ya!!!
oke!!!
lihat.........
masih seperti ini yang kalian jalani
tapi sudah terlalu banyak yang harus hancur........
yupz.........
aku gak akan jadi gila bila hubungan kita pun bakal gak bersisa
mungkin sedikit kecewa
tapi ya sudahlah......
gak ngaruh buat ko...........
aku gak bisa seperti mu yang diam dan terima saja bila selalu dijadikan pelampiasan amarah dan emosi orang,
menerima semua dengan nama cinta
karena aku selalu berfikir bahwa cinta itu seharusnya bukan melemahkan tapi menguatkan
sampai dimana kita akan sanggup? entahlah, mungkin semua akan selesai dengan maaf yang berkali- kali tapi tentunya semua akan berulang berkali- kali lagi...
aku pernah hampir kehilangan satu- satunya orang yang "aku sebut namanya ketika tidur" hanya karena dia menjadikan aku pelampiasan amarah sepertimu.....
tapi biarlah, yang penting aku tak kehilangan otak, karena cuma itu yang bakal bedakan aku dengan binatang.
seberapapun aku tak bisa lepas dari seseorang tapi aku harap tidak sebesar rasa tergantungku pada Tuhanku, Allah...
zoelzz
maap....
aku bukan teman yang baik mungkin............
maaf.........
tapi aku bingung harus bagaimana?
itulah kenapa aku jadi sering berpura- pura
masalahnya cuma satu
kita terlanjur sama sama menyayangi seorang perempuan tua yang ko panggil mama
kami tak akan pernah bisa membayangkan akan kehilangan ko........
huh..........
aku sudah berusaha menjadi teman yang netral
memberi solusi, saran yang paling realistis walau pun sebenarnya semua bertolak belakang dengan hatiku
tapi biarlah, sekali ini saja
asalkan seorang temanku akan memiliki penyelesaian untuk masalahnya
tapi, semua berakhir pada kebuntuan,
toh, kita tak bisa memaksa orang khan!
ntahlah.........
aku juga bingung.......
kau pasti lebih bingung
maaf....
kalo akhirnya tak percaya padaku
maap...
kalo akhirnya aku tak bisa menolongmu
aku hampir stress malah, stiap hari harus menghadapi orang- orang yang melimpahkan harapan padaku untuk menjaga ko
aku juga stress, harus menyadari apa yang akan terjadi
aku benci tau banyak hal
aku benci memahami banyak hal
sedihkah ko??????
pasti kurasa.
merasa sendiri......
bicaralah dan ungkapin semua sama orang yang membuatmu nyaman...
atau bicaralah pada Tuhan kita
ntahlah............
ko yang tau semua
ko yang tau bila saja ko gak menutup mata dan hati
kita pernah bicara, ini bukan saja tentang ko dengan dia
ada keluargamu dibelakangmu, ada teman2mu disampingmu, ada Tuhanmu diatasmu
dan ada keluarganya dibelakangnya, ada teman2nya disamping, ada Tuhannya diatasnya
tapi, ya sudahlah
kita terlalu banyak bicara
semoga kau menggunakan hati, rasa dan juga otak ko untuk menghadapi ini semua
masalah keluargaku,
tentang perasaanku
semua bukan masalah
aku akan lupa, aku sudah biasa
mungkin ko tak menyayangi aku seperti aku sayang sama ko
aku ngerti, gada yang lebih penting buat ko kecuali dia
tapi,
apakah dia masih lebih penting buatmu dari pada perempuan tua itu
tapi,
apakah kau masih lebih bergantung padanya dari pada Tuhan kita
ingatlah, karena siapa ko bernafas
lambat laun mungkin ko tidak akan marah lagi, bila seseorang akan menghina nabi kita
lambat laun mungkin ko akan terbiasa mendengar cemoohan tentang kepercayaan kita
sebagaimana lambat laun kita tidak lagi membaca wahyuNya
sebagaimana lambat laun kita terbiasa sholat subuh siang hari atau bahkan tak sholat subuh
ntahlah....
sulit memang menjadi dewasa
ko yang tau apa yang ko hadapi
ko yang tau siapa yang ko hadapi
seperti apa yang ko hadapi
dan akhirnya aku cuma bisa berdoa,
semoga kami tak kehilanganmu..............
zoelzz
ya sudah.............
aku gak ngerti.....
kenapa harus selalu aku
aku yang terlalu lugu atau terlalu bodoh
ntah berapa kali aku menghadapi situasi ini
kalau begini masih aku yang salah?
ya........
aku akan berhenti bertanya..
gak ada juga ngaruhnya buatku..........
semua cuma buat ko kok!!!
biar ko gak pusing ya!!!
oke!!!
lihat.........
masih seperti ini yang kalian jalani
tapi sudah terlalu banyak yang harus hancur........
yupz.........
aku gak akan jadi gila bila hubungan kita pun bakal gak bersisa
mungkin sedikit kecewa
tapi ya sudahlah......
gak ngaruh buat ko...........
aku gak bisa seperti mu yang diam dan terima saja bila selalu dijadikan pelampiasan amarah dan emosi orang,
menerima semua dengan nama cinta
karena aku selalu berfikir bahwa cinta itu seharusnya bukan melemahkan tapi menguatkan
sampai dimana kita akan sanggup? entahlah, mungkin semua akan selesai dengan maaf yang berkali- kali tapi tentunya semua akan berulang berkali- kali lagi...
aku pernah hampir kehilangan satu- satunya orang yang "aku sebut namanya ketika tidur" hanya karena dia menjadikan aku pelampiasan amarah sepertimu.....
tapi biarlah, yang penting aku tak kehilangan otak, karena cuma itu yang bakal bedakan aku dengan binatang.
seberapapun aku tak bisa lepas dari seseorang tapi aku harap tidak sebesar rasa tergantungku pada Tuhanku, Allah...
zoelzz
maap....
aku bukan teman yang baik mungkin............
maaf.........
tapi aku bingung harus bagaimana?
itulah kenapa aku jadi sering berpura- pura
masalahnya cuma satu
kita terlanjur sama sama menyayangi seorang perempuan tua yang ko panggil mama
kami tak akan pernah bisa membayangkan akan kehilangan ko........
huh..........
aku sudah berusaha menjadi teman yang netral
memberi solusi, saran yang paling realistis walau pun sebenarnya semua bertolak belakang dengan hatiku
tapi biarlah, sekali ini saja
asalkan seorang temanku akan memiliki penyelesaian untuk masalahnya
tapi, semua berakhir pada kebuntuan,
toh, kita tak bisa memaksa orang khan!
ntahlah.........
aku juga bingung.......
kau pasti lebih bingung
maaf....
kalo akhirnya tak percaya padaku
maap...
kalo akhirnya aku tak bisa menolongmu
aku hampir stress malah, stiap hari harus menghadapi orang- orang yang melimpahkan harapan padaku untuk menjaga ko
aku juga stress, harus menyadari apa yang akan terjadi
aku benci tau banyak hal
aku benci memahami banyak hal
sedihkah ko??????
pasti kurasa.
merasa sendiri......
bicaralah dan ungkapin semua sama orang yang membuatmu nyaman...
atau bicaralah pada Tuhan kita
ntahlah............
ko yang tau semua
ko yang tau bila saja ko gak menutup mata dan hati
kita pernah bicara, ini bukan saja tentang ko dengan dia
ada keluargamu dibelakangmu, ada teman2mu disampingmu, ada Tuhanmu diatasmu
dan ada keluarganya dibelakangnya, ada teman2nya disamping, ada Tuhannya diatasnya
tapi, ya sudahlah
kita terlalu banyak bicara
semoga kau menggunakan hati, rasa dan juga otak ko untuk menghadapi ini semua
masalah keluargaku,
tentang perasaanku
semua bukan masalah
aku akan lupa, aku sudah biasa
mungkin ko tak menyayangi aku seperti aku sayang sama ko
aku ngerti, gada yang lebih penting buat ko kecuali dia
tapi,
apakah dia masih lebih penting buatmu dari pada perempuan tua itu
tapi,
apakah kau masih lebih bergantung padanya dari pada Tuhan kita
ingatlah, karena siapa ko bernafas
lambat laun mungkin ko tidak akan marah lagi, bila seseorang akan menghina nabi kita
lambat laun mungkin ko akan terbiasa mendengar cemoohan tentang kepercayaan kita
sebagaimana lambat laun kita tidak lagi membaca wahyuNya
sebagaimana lambat laun kita terbiasa sholat subuh siang hari atau bahkan tak sholat subuh
ntahlah....
sulit memang menjadi dewasa
ko yang tau apa yang ko hadapi
ko yang tau siapa yang ko hadapi
seperti apa yang ko hadapi
dan akhirnya aku cuma bisa berdoa,
semoga kami tak kehilanganmu..............
zoelzz
Rabu, Juni 09, 2010
wanna be alone, tapi gak sanggup!!
aku harus berbagi cerita pada siapa?
heh.............
menyedihkan sekali
bahkan untuk mendengar kisah tak sempurnakkupun aku tak menemukan orang lagi...
siapa yang tau, aku tiba- tiba jadi pendiam?
siapa yang tau, kenapa aku mendadak tak kesekret?
siapa yang tau, kenapa aku tak bikin makalah
siapa yang tau, aku tak ikut kepintau
siapa yang tau, aku tak ke puncak gempa
siapa yang tau, aku kemaren meneteskan air mata tidak berhenti
siapa yang tau, aku rasanya mau mati?
siapa yang tau, aku sudah tidak bisa mengerti berfikir lagi
siapa yang tau, kenapa aku malas kuliah
siapa yang tau, jantungku rasanya mau meledak
siapa yang tau???
heh...........
kenapa aku ini?
mengapa menuntut orang lain memperhatikanku
bukankah aku yang memilih untuk sendiri
buat mereka aku keras kepala, taukah kenapa
hei......
kenapa aku ini?
mengapa kecewa bila dia tak bersedia memberikan pundaknya lagi untukku menangis?
huh.
kenapa aku ini?
mengapa sedih bila mereka pun enggan mendengar cerita anehmu?
yasudahlah
kenapa aku ini?
kenapa marah bila dia tidak bersedia mengusap kepalamu lagi
heihei...
kenapa aku ini?
kenapa mencari bila dia tidak bertanya keadaanmu lagi......
bukankah kemarin aku yang memilih untuk sendiri
menyimpan semua sendiri
menelan semua sendiri
tak tega khan melihat mereka dan dia harus ikut pusing dengan kehidupan anehmu
yasudahlah..
pergi saja..........
tidak ada yang akan merasa kehilangan
bahkan mereka atau dia
zoelzz
heh.............
menyedihkan sekali
bahkan untuk mendengar kisah tak sempurnakkupun aku tak menemukan orang lagi...
siapa yang tau, aku tiba- tiba jadi pendiam?
siapa yang tau, kenapa aku mendadak tak kesekret?
siapa yang tau, kenapa aku tak bikin makalah
siapa yang tau, aku tak ikut kepintau
siapa yang tau, aku tak ke puncak gempa
siapa yang tau, aku kemaren meneteskan air mata tidak berhenti
siapa yang tau, aku rasanya mau mati?
siapa yang tau, aku sudah tidak bisa mengerti berfikir lagi
siapa yang tau, kenapa aku malas kuliah
siapa yang tau, jantungku rasanya mau meledak
siapa yang tau???
heh...........
kenapa aku ini?
mengapa menuntut orang lain memperhatikanku
bukankah aku yang memilih untuk sendiri
buat mereka aku keras kepala, taukah kenapa
hei......
kenapa aku ini?
mengapa kecewa bila dia tak bersedia memberikan pundaknya lagi untukku menangis?
huh.
kenapa aku ini?
mengapa sedih bila mereka pun enggan mendengar cerita anehmu?
yasudahlah
kenapa aku ini?
kenapa marah bila dia tidak bersedia mengusap kepalamu lagi
heihei...
kenapa aku ini?
kenapa mencari bila dia tidak bertanya keadaanmu lagi......
bukankah kemarin aku yang memilih untuk sendiri
menyimpan semua sendiri
menelan semua sendiri
tak tega khan melihat mereka dan dia harus ikut pusing dengan kehidupan anehmu
yasudahlah..
pergi saja..........
tidak ada yang akan merasa kehilangan
bahkan mereka atau dia
zoelzz
kenapa harus begitu?????
sekali lagi.......
inikah cemburu............
ntahlah.
yang jelas,
jantungku berdebar dengan tidak teratur
aku bernafas dengan susah.......
aku melihat dengan perih
fuh...........
kenapa harus kau?
apa salahku?
kau terlalu senang berbuat aneh....
mau balas dendam?
apa salahku?
apa aku salah ketika menikmati cinta mu tanpa kejelasan?
apa aku salah menyenangi perhatian tanpa ungkapan perasaan
apa aku salah menerima semua yang kau beri kecuali status?
senang sekali sepertinya memperlakukan aku seenakmu saja
pergi saja dengan baik bila ingin melupakan aku
bila ingin meninggalkan aku
tak perlu memperdulikan apapun tentangku
biar saja gila sendiri
aku akan urus diriku sendiri
biar saja tolol sendiri
aku akan urus diriku
tak perlu memamerkan padaku hubunganmu dengan mantan pacarmu
tak perlu menunjukkan padaku bahwa kau dengan dia ada sesuatu yang tidak kau punya untukku
ya, kau mau bilang, "berhentilah berharap padaku karena aku akan berbaikan dengan perempuan yang pernah jadi pacarku"
hikz....hikz.....
biasa ajalah
tanpa kau perlakukan begitu pun aku akan tau diri,
aku bukan siapa- siapa
karena kau juga bukan siapa siapa
huuuuhhh............
aku tau, kau tidak berniat untuk berurusan denganku lagi
karena aku pun tak berniat untuk berurusan dengan mu lagi
kalo bukan karena mamamu, pasti kamu tidak akan menemuiku lagi
ya, aku akan sangat mengerti sekali
aku hanya berharap apa yang dibilang semua orang tidak benar
aku melakukan semua buatmu bukan karena aku punya rasa yang segudang buatmu
sepicik itukah aku hingga menurut mu aku melakukan semua dengan maksud?
aku hanya berusaha menolong seorang anak untuk membanggakan mamanya, karena tahukah ibuku tak akan pernah bangga dengan apapun yang aku buat
aku hanya membantu dengan ikhlas, seorang yang butuh pertolongan
aku ikhlas.............
ntahlah.......
tak perlu menjelaskan semua padamu atau mereka....
Allah yang tahu apa yang ada di dasar hatiku
dia yang tahu betapa tulusku menolongmu
tapi ya sudahlah, semua tak perlu dikatakan, ini hanya urusanku denganNya,
bagaimanapun aku akan selamanya milik Tuhanku
argh.....
harusnya aku tak perlu hiraukan kata semua orang,
mereka itu tolol
aku akan berbesar hati, kalo ternyata apa yang kau rasa tak seperti apa yang aku rasa buatmu
aku akan berlapang dada, kalo ternyata kau tidak memikirkanku seperti aku memikirkanmu
ya.............
tahukah kau bagaimana senangnya aku membantu seorang anak menyenangkan orang tuanya
karena orang tuaku tak pernah senang dengan apapun yang aku lakukan
sekuat apapun
bila aku tak bisa menyenangkan ibuku tak bolehkah aku menyenangkan ibu lain
bahkan aku akan menerima semua kesempatan untuk menyenangkan ibu siapa saja
mengapa sepicik itu berfikir tentangku
tak ada yang salah dengan tak ku padamu
zoelzz
inikah cemburu............
ntahlah.
yang jelas,
jantungku berdebar dengan tidak teratur
aku bernafas dengan susah.......
aku melihat dengan perih
fuh...........
kenapa harus kau?
apa salahku?
kau terlalu senang berbuat aneh....
mau balas dendam?
apa salahku?
apa aku salah ketika menikmati cinta mu tanpa kejelasan?
apa aku salah menyenangi perhatian tanpa ungkapan perasaan
apa aku salah menerima semua yang kau beri kecuali status?
senang sekali sepertinya memperlakukan aku seenakmu saja
pergi saja dengan baik bila ingin melupakan aku
bila ingin meninggalkan aku
tak perlu memperdulikan apapun tentangku
biar saja gila sendiri
aku akan urus diriku sendiri
biar saja tolol sendiri
aku akan urus diriku
tak perlu memamerkan padaku hubunganmu dengan mantan pacarmu
tak perlu menunjukkan padaku bahwa kau dengan dia ada sesuatu yang tidak kau punya untukku
ya, kau mau bilang, "berhentilah berharap padaku karena aku akan berbaikan dengan perempuan yang pernah jadi pacarku"
hikz....hikz.....
biasa ajalah
tanpa kau perlakukan begitu pun aku akan tau diri,
aku bukan siapa- siapa
karena kau juga bukan siapa siapa
huuuuhhh............
aku tau, kau tidak berniat untuk berurusan denganku lagi
karena aku pun tak berniat untuk berurusan dengan mu lagi
kalo bukan karena mamamu, pasti kamu tidak akan menemuiku lagi
ya, aku akan sangat mengerti sekali
aku hanya berharap apa yang dibilang semua orang tidak benar
aku melakukan semua buatmu bukan karena aku punya rasa yang segudang buatmu
sepicik itukah aku hingga menurut mu aku melakukan semua dengan maksud?
aku hanya berusaha menolong seorang anak untuk membanggakan mamanya, karena tahukah ibuku tak akan pernah bangga dengan apapun yang aku buat
aku hanya membantu dengan ikhlas, seorang yang butuh pertolongan
aku ikhlas.............
ntahlah.......
tak perlu menjelaskan semua padamu atau mereka....
Allah yang tahu apa yang ada di dasar hatiku
dia yang tahu betapa tulusku menolongmu
tapi ya sudahlah, semua tak perlu dikatakan, ini hanya urusanku denganNya,
bagaimanapun aku akan selamanya milik Tuhanku
argh.....
harusnya aku tak perlu hiraukan kata semua orang,
mereka itu tolol
aku akan berbesar hati, kalo ternyata apa yang kau rasa tak seperti apa yang aku rasa buatmu
aku akan berlapang dada, kalo ternyata kau tidak memikirkanku seperti aku memikirkanmu
ya.............
tahukah kau bagaimana senangnya aku membantu seorang anak menyenangkan orang tuanya
karena orang tuaku tak pernah senang dengan apapun yang aku lakukan
sekuat apapun
bila aku tak bisa menyenangkan ibuku tak bolehkah aku menyenangkan ibu lain
bahkan aku akan menerima semua kesempatan untuk menyenangkan ibu siapa saja
mengapa sepicik itu berfikir tentangku
tak ada yang salah dengan tak ku padamu
zoelzz
Langganan:
Komentar (Atom)
