Jumat, Juni 11, 2010

bakal tak bersisakah?

tak mau bicara?
ya sudah.............
aku gak ngerti.....
kenapa harus selalu aku
aku yang terlalu lugu atau terlalu bodoh
ntah berapa kali aku menghadapi situasi ini
kalau begini masih aku yang salah?

ya........
aku akan berhenti bertanya..
gak ada juga ngaruhnya buatku..........
semua cuma buat ko kok!!!
biar ko gak pusing ya!!!
oke!!!

lihat.........
masih seperti ini yang kalian jalani
tapi sudah terlalu banyak yang harus hancur........
yupz.........
aku gak akan jadi gila bila hubungan kita pun bakal gak bersisa
mungkin sedikit kecewa
tapi ya sudahlah......
gak ngaruh buat ko...........

aku gak bisa seperti mu yang diam dan terima saja bila selalu dijadikan pelampiasan amarah dan emosi orang,
menerima semua dengan nama cinta
karena aku selalu berfikir bahwa cinta itu seharusnya bukan melemahkan tapi menguatkan
sampai dimana kita akan sanggup? entahlah, mungkin semua akan selesai dengan maaf yang berkali- kali tapi tentunya semua akan berulang berkali- kali lagi...
aku pernah hampir kehilangan satu- satunya orang yang "aku sebut namanya ketika tidur" hanya karena dia menjadikan aku pelampiasan amarah sepertimu.....
tapi biarlah, yang penting aku tak kehilangan otak, karena cuma itu yang bakal bedakan aku dengan binatang.
seberapapun aku tak bisa lepas dari seseorang tapi aku harap tidak sebesar rasa tergantungku pada Tuhanku, Allah...



zoelzz



maap....
aku bukan teman yang baik mungkin............
maaf.........
tapi aku bingung harus bagaimana?
itulah kenapa aku jadi sering berpura- pura
masalahnya cuma satu
kita terlanjur sama sama menyayangi seorang perempuan tua yang ko panggil mama
kami tak akan pernah bisa membayangkan akan kehilangan ko........

huh..........
aku sudah berusaha menjadi teman yang netral
memberi solusi, saran yang paling realistis walau pun sebenarnya semua bertolak belakang dengan hatiku
tapi biarlah, sekali ini saja
asalkan seorang temanku akan memiliki penyelesaian untuk masalahnya
tapi, semua berakhir pada kebuntuan,
toh, kita tak bisa memaksa orang khan!

ntahlah.........
aku juga bingung.......
kau pasti lebih bingung
maaf....
kalo akhirnya tak percaya padaku
maap...
kalo akhirnya aku tak bisa menolongmu

aku hampir stress malah, stiap hari harus menghadapi orang- orang yang melimpahkan harapan padaku untuk menjaga ko
aku juga stress, harus menyadari apa yang akan terjadi
aku benci tau banyak hal
aku benci memahami banyak hal

sedihkah ko??????
pasti kurasa.
merasa sendiri......
bicaralah dan ungkapin semua sama orang yang membuatmu nyaman...
atau bicaralah pada Tuhan kita

ntahlah............
ko yang tau semua
ko yang tau bila saja ko gak menutup mata dan hati

kita pernah bicara, ini bukan saja tentang ko dengan dia
ada keluargamu dibelakangmu, ada teman2mu disampingmu, ada Tuhanmu diatasmu
dan ada keluarganya dibelakangnya, ada teman2nya disamping, ada Tuhannya diatasnya
tapi, ya sudahlah
kita terlalu banyak bicara
semoga kau menggunakan hati, rasa dan juga otak ko untuk menghadapi ini semua

masalah keluargaku,
tentang perasaanku
semua bukan masalah
aku akan lupa, aku sudah biasa

mungkin ko tak menyayangi aku seperti aku sayang sama ko
aku ngerti, gada yang lebih penting buat ko kecuali dia
tapi,
apakah dia masih lebih penting buatmu dari pada perempuan tua itu
tapi,
apakah kau masih lebih bergantung padanya dari pada Tuhan kita
ingatlah, karena siapa ko bernafas
lambat laun mungkin ko tidak akan marah lagi, bila seseorang akan menghina nabi kita
lambat laun mungkin ko akan terbiasa mendengar cemoohan tentang kepercayaan kita
sebagaimana lambat laun kita tidak lagi membaca wahyuNya
sebagaimana lambat laun kita terbiasa sholat subuh siang hari atau bahkan tak sholat subuh
ntahlah....
sulit memang menjadi dewasa


ko yang tau apa yang ko hadapi
ko yang tau siapa yang ko hadapi
seperti apa yang ko hadapi
dan akhirnya aku cuma bisa berdoa,
semoga kami tak kehilanganmu..............




zoelzz

Tidak ada komentar: