Rabu, November 22, 2017

aku bertanya-tanya
apakah aku memang tidak pernah punya kesempatan bahagia
atau aku yang terlalu picik hingga tak sekalipun melihat kebahagiaan

aku berfikir setiap waktu
memutar otak
apakah memang seperti itu

suatu waktu aku menyalahkan orang lain
di banyak kesempatan aku menyalahkan diriku
bisa jadi begitulah aku larut dalam ketidakbahagiaan yang kubuat

aku memaksa keadaan untuk mengasihi aku
aku memaksa keadaan untuk membahagiakan aku
namun aku bahkan tidak membahagiakan diriku sendiri

orang-orang bilang aku pintar
aku berulang kali menyangkalnya
bukan karena aku ingin rendah hati
namun karena aku memang jauh dari pintar
aku bahkan tidak memahami banyak hal sederhana

aku tidak mengerti bagaimana mencintai
tidak mengerti bagaimana dicintai
tidak mengerti bagaimana menghadapi masalah
tidak mengerti bagian mana yang harus dipendam dan diungkapkan
tidak mengerti bagian mana saatnya berhenti dan di bagian mana terus berlanjut
tidak mengerti mana yang harus dihadapi mana yang harus dihindari

kali ini tak mungkin lagi aku menyalahkan orang lain
karena tidak ada yang memberitahu
karena tidak ada yang mengajari
tidak ada yang memarahi
tidak ada yang peduli

apakah aku harus menyalahkan orang lagi setidaknya orang tuaku karena ketidakmampuanku






















Tidak ada komentar: