almanak ini menjadwalku tersenyum lebar
berbahagia sedemikian rupa
tertawa tersipu sipu
sebentar lagi aku tidak sendiri menjalani hidup yang rumit
ada orang yang akan membantuku memecahkan rumus rumus phitagoras hidup yang tidak sesederhana soal di ujian tengah semester
toh meski tak melampaui pemahamanku akan angka angka lebih dari itu dia punya filsafat tentang aksara
tentang hati yang baik, tentang empati yang luas dan sabar tanpa batas
aku mendapatkan hadiah berlipat ganda dari tuhan
menemukan belahan jiwa, belahan fikir, belahan hati
saling melengkapi
aku beruntung
fikirku
pagi nanti
aku akan mengunjungi ribuan sahabatku sahabatnya
bermohon restu, berbagi doa
mereka akan bahagia dengan kebahagiaanku
mereka akan tersenyum menggodaku
aku malu dengan bahagia
aku beruntung
fikirku
gaun merah emas seharusnya sudah dibalut balut ke badanku
tempel sana sini
tusuk berganti ganti
mereka akan bilang aku cantik
aku malu tapi bahagia
aku beruntung
fikirku
tapi
itu hanya runutan doa dari pendosa
runutan pinta dari pelaku ribuan khilaf
apakah dia tak tahu langit dimana
nyatanya
tanggalnya berlinang tangis panjang
mencari cari aksara yang tertinggal
bolehkah aku bahagia
bisakah aku beruntung
berterima kasih pada tuhan semesta
bahwa narasi di atas tidak terjadi dengan orang yang salah
bila ya
betapakah sisa hidup yang kujalani
berterima kasih pada tuhan semesta
bahwa narasi di atas tidak terjadi dengan orang yang salah
bila ya
betapakah sisa hidup yang kujalani

Tidak ada komentar:
Posting Komentar