Selasa, September 19, 2017

ini jantung bukan hati

Ini berlebihan
Benar benar berlebihan
Jantungku sakit bukan kepalang
Sakit dalam arti yang sebenarnya
Sungguh sungguh sakit
Seperti ada tombak yang menusuknya
Aku tak bernafas
Sakitnya bukan main
Ngilu bercampur perih
Apa lagi yang tak diterima raga
Bahkan akal fikirku sudah mengabaikannya
Apa lagi yang diminta oleh tubuh
Apa lagi kebutuhan organ
Ah, melankolia
Aku tak percaya
Bagaimana limbikku bereaksi hanya dengan memandang tatapnya
Ah, temanku berkhianat dengan menunjukkan fotonya padaku
Foto paling tepat meluluhlantakkan pertahanan yang kubangun
Foto dengan tatapan lurus tajam
Brengsek
Ini berlebihan
Benar benar berlebihan
Bagaimana bisa katub jantungku gugup
Gugu memompa darah
Ah, sorot mata itu bukan yang aku ingat terakhir kali
Aku mengingat tatapan penuh benci
Bukan tatapan lurus tajam foto itu
Tatapan itu brengsek
Menghentikan aku bernafas
Memilukam debaran jantungku
Ini jantung bukan hati
Bagaimana mungkin jantung yang sakit bukan hati
Itu kesakitan paling brengsek

Tidak ada komentar: