Selasa, September 19, 2017

aku harus memulai darimana
bukankah aku sudah selesai
tidak mengharapkan
bahkan menolak bila saja kembalinya

lalu kenapa aku 
hal apa yang aku tangisi
hal apa yang sebenanrnya ingin aku sesali

aku sesegukan
aku sedang berusaha sadar
mengembalikan akal sehat
mengembalikan fikiran jernih
mengembalikan jiwa yang kuat

namun apa ini
sisi lain itu meronta ronta
menjerit
meneriaki aku yang kejam
meneriaki aku yang tak sabar
tak setia
tak gigih
tak teguh

sisi apa itu
aku bahkan sudah berhenti menyebut namanya di doa
lalu mengapa suara suara itu memanggilku pengecut

apakah kesakitanku masih kurang?

ah selalu saja akuterperdaya ucapan orang
tanpa tegar dengan keputusan sendiri
sebelum iba pada orang lain apa tidak sebaiknya
aku iba pada dirisendiri




Tidak ada komentar: