bukankah aku sudah selesai
tidak mengharapkan
bahkan menolak bila saja kembalinya
lalu kenapa aku
hal apa yang aku tangisi
hal apa yang sebenanrnya ingin aku sesali
aku sesegukan
aku sedang berusaha sadar
mengembalikan akal sehat
mengembalikan fikiran jernih
mengembalikan jiwa yang kuat
namun apa ini
sisi lain itu meronta ronta
menjerit
meneriaki aku yang kejam
meneriaki aku yang tak sabar
tak setia
tak gigih
tak teguh
sisi apa itu
aku bahkan sudah berhenti menyebut namanya di doa
lalu mengapa suara suara itu memanggilku pengecut
apakah kesakitanku masih kurang?
ah selalu saja akuterperdaya ucapan orang
tanpa tegar dengan keputusan sendiri
sebelum iba pada orang lain apa tidak sebaiknya
aku iba pada dirisendiri
ah selalu saja akuterperdaya ucapan orang
tanpa tegar dengan keputusan sendiri
sebelum iba pada orang lain apa tidak sebaiknya
aku iba pada dirisendiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar