udah lebih dari setahun yang lalu mungkin
waktu aq pertama kali ngintipin buku cantik dengan judul Laskar Pelangi itu
beberapa kali bolak- balik toko buku mataq terus saja mendarat di sampul senjanya, siluet lukisan Sang Maha yang menurutq paling sempurna......
apalagi nama pengarang buku itu
Andrea Hirata, membuat aq semakin tergelitik untuk ingin tahu
apa itu Laskar Pelangi.....
tapi............
janjiq pada buku lain yang telah qtaksir lebih dulu mempercepat genggamq untuk menjatuhkan buku tersebut kembali di deretan kehormatannya.....
lain kali mungkin! gumamq dengan tak yakin....
bagaimana mungkin aq akan berharap memiliki buku dengan nominal yang cukup membuat robek kantongq.......
ah!!!
sebenarnya gak masalah kalo aja memang ada kantong yang bisa dirobek.......
tapi ini..........
perginya seorang teman yang meninggalkan deret faktur panjang sudah cukup membuat beban finansialq lumayan berat..... (huhhhhhhhhhhu........)
tanpa harus mengasih- ngasih diri qcoba menutup mata dan berpura2 tak melihat bila kebetulan melewati toko buku...........
memandangnya lebih lama hanya akan membujuk aq untuk meratap- ratap coba yang tak usai- usai........
aq tak mau deret umpat menghilangkan pahala atas kebaikan (ehhemmm) yang coba qjalani dengan ikhlas...........
akhirnya qputuskan , lupakan saja!!!!
ya...... lupakan saja!!!
tapi susah..........
meskipun waktu merangkak naik..........
ingatanq akan merah bata, jingga, biru, kuning dan entah berapa lagi warna yang menghiasi sampul Laskar Pelangi membuat aq terus saja dikejar2 keingintahuan...........
hah.........
kenapa aq harus tergoda pada sebuah buku, benda mati yang tak semua orang suka!
berapa banyak orang yang mengumpat2 buku.........
berapa banyak orang yang berpura2 tak mengenal sebuah benda bernama buku........
berapa banyak orang yang menjadikan buku hanya sebagai alat penghasil angin ketika panas dan tak ada AC atau kipas angin........
berapa banyak orang yang mengkilokan buku ke tukang loak karena menganggap buku hanya membuat sumpek dan apek........
berapa banyak lagi orang yang menganggap kaset atau VCD lebih penting dari sebuah benda bernama buku......
dan orang2 itu?
hah! tololnya aq
bukankah orang2 itu bukan saja tak menghargai buku
bahkan mungkin untuk menghargai diri mereka sendiri pun mereka lupa.......
apa iya...... aq akan seperti mereka?
melecih guru yang tak pernah menolak mengajarkan ilmunya?
berpaling dari jendela dunia yang mahaluas?
o..........
tidak tentunya......
setelah panjang..........
sibuk dengan pertarungan hati yang tak penting
aq berkunjung lagi ke gramedia itu.......
menimang2 lagi Laskar Pelangi............
tapi,
akh......
selalu saja begitu.....
apakah aq memang orang yang khan selalu tak pernah mendapatkan mimpinya meskipun mimpi itu hanya sebuah buku?
qtatap sebaris tulisan yang membuatq miris....
"ujian akan tiba mari persiapkan diri, mari belajar"
huh!!!!
kalimatq itu buatq berbunyi
ujian akan tiba persiapkan uangmu untuk membayar tunggakan sppmu
fuih..........
aq ingat adik2q
aq ingat cerita mereka tentang hardikan guru yang meminta pelunasan atas hutang2 buku dan sejenisnya.......
aq ingat baju lusuh mereka yang harus sudah diganti semester depan
aq ingat tali tas mereka yang disambung dengan peniti
aq ingat sepatu mereka yang solnya mungkin sudah tipissss
aq ingat..................
(ihhhhhhh mulai lagi dehhhhhhhhhh............)
.....
(nangissssssss? nangis?)
ya mo gimana lagi?
airmata adalah bagian diri yang paling gak bisa qajak kompromi...........
dia mana perduli aq lagi dimana
kalo lagi pengen ngucur ya ngalir aja
sebelum alirannya makin deras
cepat qletakkan Laskar Pelangi lagi
memorial pahit yang gak henti2
ahh..... sudahlah
aq pulang saja
menghitung2......
cukupkah uangq untuk akhir semester kali ini..........
memikirkan solusinya bila ternyata angka yang qhitung tak mencukupi bon2 yang menumpuk
huh lagi, hah lagi........
mungkin aq capek!
tapi mo gimana?
menyerah dan membiarkan semuanya begitu saja?
mengharap keajaiban akan datang begitu saja seperti ceritra sinetron yang begitu2 saja?
entahlah!
tapi yang jelas saat ini
Laskar Pelangi "blom" dapat qmiliki bila tak ingin pesimis dengan kata "tak akan"
Laskar Pelangi! Laskar Pelangi!
seberapa hebatnyakah hingga bagian dari dalam diriq terus saja memanggil- manggilmu
beberapa bulan yang lalu......
enambulanan mungkin!
aq bertemu dengan kawan lama, sebenarnya sih gak lama2 amat juga..........
teman sma, smp juga sama........
namanya Khairiyah Fitri Arkham, singkatnya Apid....
kita ga ketemu sekitar tiga tahunan mungkin...........
dia heran melihatq, tak percaya mendengar semua tentangq dari teman2 lain, tak sampai2 juga memahami aq, begitu katanya
tapi ya biarlah....
mungkin benar yang dikatakan apid, "ko itu misterius!"
meskipun malas, qjawab juga tanyanya tentang kuliah gagal, beasiswa yang ditolak, pmdk yang tak diambil, dan embel2 lain yang membuat aq ingat apa aq ini!!!!
tapi ya sudahlah.........
mo gimana lagi............
tapi tetep, aq girang.................... ampun...........ketemu apid
tahu kenapa?
karena apid jagain taman bacaan milik kakaknya........
ampun gak tuh????
kebayang gimana senengnya aq melototi buku2 itu satu persatu..........
apid aj sampe heran ngeliat aq yang udah menghadapkan buku ke wajahq meskipun qm sedang ngobrol........
"ya ampunnn, zoelzz yang selengean ini suka baca?" tanyanya bikin aq mesem2 sendiri
ternyata emang banyak bagian diriq yang gak diketahuinya.........
"aq aj yang disini tiap hari gak pernah tuh, menyentuh buku2 itu buat di reading",
gantian aq yang heran
"astaga Pid, ilmu sebanyak ini ko cuekin?"
Apid mengangkat bahu, "habis males, kalo dah baca bawaannya ngantuk melulu..., pantes aj otak ko encer ngeliat buku matanya ijo"
ha.......
aq tersipu malu, dipuji bokkkkkkkk
"tapi otak yang ko bilang encer ini gak berguna Pid," huh aq melow lagi..........
"all..............,"
belum lagi Apid menyiapkan kalimatnya, aq memotong ucapannya dengan ganas
"eits, kita baru ketemu! kayaknya pembukaan yang gak mengasyikkan tadi udah cukup. lebih baik ngomongin hal lucu zaman sekolah," putusq
meskipun sepertinya Apid gak setuju mau gak mau dia mengikuti alur cerita yang udah qbawa ke waktu yang lalu, waktu ketika canda masih sanggup menyimpan air mata, waktu ketika tawa masih bisa menyembunyikan perih, waktu ketika aq adalah si periang!
capektertawa mengenang masa lalu. (wuiiihhhhhhhhhh kesannya kok tuwir amat ya!!!)
pembicaran merembet lagi ke benda yang ada ditanganq.........
tanpa embel2 panjang kali lebar.........
qtanyakan novel AAC yang dipesan temanq! "duh, lagi dipinjam orang," meski yakin jawaban bakal nihil qtanyakan juga novel yang telah dibuatkan filmnya tesebut......
dan kemudian bisa ditebak
"Laskar Pelangi, ada gak?"
"duh lagi dipinjem orang juga. dua buku itu gak bakalan ada lama deh nganggur. belom dibalikin yang satu udah ditanyain yang laen. mangnya isinya bagus ya?"
aq mengangkat bahu. antara sedikit kecewa dan jawabanq yang memang tak tahu...
Laskar Pelangiq masih mimpi
heghhhh udah sore..........
"pulang yuk......"ajakan Apid menggegaskan aq.....
"yuk."
"kalo ada waktu, kesini lagi ya!"
"pasti," aq tersenyum...........
gak lama, hanya beberapa hari berikutnya
aq datang lagi ke t4 Apid.......
sambil memilih2 buku titipan teman
(karena uang rentalnya murah _cuma gopek= 1buku/hari_)
aq bertanya lagi tentang Laskar Pelangi
"aduhhhh.........
kemaren sih udah dibalikin ama member lama tapi baru aja semalem dipinjem orang lagi...........
waktu itu kok gak bilang, mo minjem......
khan bisa kusimpenin buat ko,"
aq meringis............he....he....... iya! kenapa aq gak bilang ya??
"kira2 kapan dikembaliin orang itu ya?"
"ya gak tau juga, biasanya sih lama.......... bisa dari temen ke temen lagi."
glek...........
Laskar Pelangiq masih mimpi..........
bulan selanjutnya
hatiq hampir bersorak mendapati seorang teman mengepit Laskar Pelangi
meski terhimpit diketiak aq masih sanggup mengenalinya.....
"Laskar Pelangi?" tanyaq yakin......
temanq mengangguk dengan wajah sendu
kepalaq berkerut melihat mimik wajahnya, (tau aj orang mo minjem! gak boleh ya!)
"punya temen, udah gitu bajakan lagi!"
"o....bisa juga buku dibajak," ucapq basa- basi (padahal aq khan dah tahu, dinegara ini apa yang gak dibajak? muka aja ada bajakannya kok!!!)
"iya nih........... pantes aja sampulnya cepet robek............."
"ya namanya juga copycat!"
"udah baca?" pertanyaannya mengetuk mimpiq lagi.......
aq menggeleng...
"belom sih....ntar deh... awalnya mo minjem punya ko tapi gak jadai deh. gak asyik baca yang bajakan, ya ga! gimana ya rasanya menikmati jerih payah orang lain dengan curang" temnq mengangguk mengiyakan.
"biasalah coba dulu baru beli, udah ketauan seru baru siapin bajet,"
aq tersenyum, "bahaya juga ko. ntar anak orang dicoba dulu bari dinikahin."
ha......ha............
(mungkin gak ya hal sepele gitu jadi acuan menilai karakter orang????)
qputuskan menghentikan pembicaraan sampai disini..........
Laskar Pelangiq masih mimpi
ntah apa mantra buku itu, magisnya terlampau memikat aq.........
tapi aq adalah aq, yang berusaha tak bergeming dengan jampi apapun bila itu menodai pemaknaanq sendiri akan arti..........
dan semalam, 10 juli 08
temanq menenteng endesor ditangannya,
bukan Laskar Pelangi memang........
tapi buku bersampul perak itu adalah buku ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi..........
aq disengat lagi............
"ji, pinjem ya!!!" bujukq pada teman yang berisik menyumpaliq dengan informasi tentang Laskar Pelangi yang katanya bakal di filmkan itu.........
"duhhhhhhhhh............. blom selesai........"
"ih.. sehari doang, katanya setiba dirumah ko mo tidur untuk bales dendam begadang semalem," bujukq lagi....
temanku mengangguk juga akhirnya............
hatiq girang, bersorak bukan kepalang.........
meski bukan laskar pelangi.......... tapi aq yakin isinya pasti berkesinambungan........
bertautan antara tetralogi yang pertama, kedua hingga ketiga.........
mataq tak berhenti menatapnya......
gak sabar rasanya........
seperti apa sih novel yang menggemparkan perasaan banyak orang itu??????
seperti apa sih......... buku yang katanya menginspirasi..........
qbuka lembar pertama
membacanya perlahan......
tapi........ ah... ada saja yang mengganggu!!!!!!!
ngajak aq ngomong.........
bertanya sesuatu dan sejenisnya.............
huh!!! daripada ntar bukunya lecek lebih baik qsimpan saj dulu..........
ntar kalo dah bisa baca dengan tenang barulah qbuka tiap lembarnya..........
baru pukul setengah satu malam
aq bisa membaca endensor dengan konsentrasi......
membalik halamnnya satu persatu.....
mangeja tiap hurufnya dengan rasa.........
memaknai tiap kata dengan hati........
hingga tiap bait kalimatnya berhasil mengobok- obok perasaanq.........
ya..........
berulang kali punggung tanganq harus menghapus cucuran air yang keluar dari mata.......
ah, aq!
berulang kali badcoverq basah dengan leleran air yang keluar dari hidung (ihhhhh....)
tapi,
berulang kali pula aq tergelak ketika menemukan paragraf yang menggelitik.....
namun tentunya.......
berulang kali aq membaca cerita yang mencengangkan..........
kisah istimewa dari orang- orang yang punya cita- cita istimewa........
telah lama laskar pelangi jadi mimpiq
telah lama dia ada di harapanq...........
dan ternyata..............
laskar pelangi adalah memang cerita tentang mimpi..........
di satu sisi........
dia bercerita tentang mimpi yang terkulai di hantam keadaan
tentang mimpi yang harus dihapus dari jejer tidur sebab diri
namun..............
di sisi satunya
laskar pelangi adalah tentang pencapaian sebuah mimpi dengan cara masuk akal atau tak masuk akal
laskar pelangi adalah pemaksaan merealisasikan mimpi dengan usaha apapun
laskar pelangi adalah ................
ah............
aq serasa pahit............
laskar pelangi memang lecut.........
bagi siapapun agar tak menyerah pada ketakberdayaan........
tapi.................
mungkin bukan untuk aq.........
aq tak punya bu muslihah..........
aq tak punya ayah dan ibu seperti orang tua ikal...........
ikal hanya memikirkan nyawa arai sementara aq harus memikirkan enam nafas selain nafasq
hah!!!!!!!!!!
itulah malasnya aq membahas tentang cita- cita......
terlalu banyak harapan yang terinjak begitu saja
sangat banyak mimpi yang terpaksa qbuang dari deretan cita..........
lihat saja,
untuk memiliki atau setidaknya membaca laskar pelangipun tak sampai- sampai......
melenceng khan........ malah membaca episode ketiga!!!!!!
ha...ha..............ha...........
mungkin aq orang yang tak berkeinginan kuat
atau mungkin orang yang tak berusaha kuat............
tapi sudahlah...........
mengapa harus menyelipkan luka setelah membaca buku bermakna...........
zoelzz
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar